Event otomotif dan komunitas Reang Ride 2026 kembali digelar lebih meriah dibanding penyelenggaraan perdananya. Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Karangampel, Indramayu ini sukses menjadi wadah silaturahmi lintas komunitas motor, pelaku UMKM, hingga kegiatan sosial masyarakat.
Ketua penyelenggara, Habibi, putra asli Karangampel, Indramayu menjelaskan bahwa Reang Ride lahir dari inisiatif sederhana para pecinta roda dua yang ingin memiliki ruang berkumpul bersama tanpa sekat merek maupun komunitas.

“Awalnya hanya kumpul teman-teman Karangampel dari club berbeda. Ada Mortir Motor Tiger Indramayu, Bikers Brotherhood, Black Mangoes Indramayu, dan HCIC CB Indramayu Club. Total cuma tujuh orang yang mewakili empat club,” jelas Habibi.
Event pertama bahkan digelar dengan konsep patungan antar komunitas. Setiap club menyumbang sekitar Rp500 ribu, sehingga total modal awal hanya sekitar Rp2 juta.
Namun dari momentum kecil tersebut muncul masukan peserta agar kegiatan dibuat lebih besar karena Indramayu dinilai belum pernah memiliki event kontes komunitas yang menyatukan berbagai aliran otomotif.

Antusias Masyarakat Tembus Ratusan Peserta
Pada penyelenggaraan kedua ini, Reang Ride berkembang jauh lebih luas. Tidak hanya kontes dan gathering komunitas motor, acara juga menghadirkan kegiatan sosial dan hiburan masyarakat.
Beberapa kegiatan utama yang berlangsung antara lain:
- Senam sehat massal
- Cek kesehatan gratis
- Khitanan massal
- Kontes dan gathering komunitas motor
- Bazaar UMKM dan otobursa
Antusias masyarakat terlihat luar biasa. Sebanyak 139 peserta ibu-ibu ikut meramaikan senam bersama di Reang Ride 2026.
“Capeknya benar-benar terbayar. Bangga sekali melihat antusias masyarakat Ciayumajakuning yang hadir,” ungkap Habibi.
Jadi Wadah UMKM dan Networking Komunitas
Reang Ride tidak hanya fokus pada otomotif, tetapi juga menjadi ruang ekonomi kreatif.
Panitia membuka area UMKM dan jual beli komunitas dengan biaya partisipasi hanya Rp50 ribu per unit lapak, memberikan kebebasan pelaku usaha untuk berjualan langsung kepada pengunjung.
Konsep ini bertujuan menyatukan networking antara komunitas motor, pelaku UMKM, brand otomotif, hingga pasar otobursa lokal.
Kesuksesan event juga didukung aset penyelenggaraan sebelumnya, termasuk pemasukan dari penjualan merchandise Reang Ride yang kemudian diputar kembali untuk pengembangan acara.

Hiburan Musik dan Talent Turut Ramaikan Acara
Suasana semakin hidup dengan kehadiran sejumlah talent dan performer lokal seperti:
- Lawan Arah
- Godzkila
- El Bringaz
- DJ Karon
- Jaming
- Afan Rude
Kehadiran mereka menambah daya tarik Reang Ride sebagai event komunitas yang tidak hanya otomotif, tetapi juga festival hiburan rakyat.
arget Naik Level RegionalMelihat perkembangan signifikan, panitia menargetkan Reang Ride selanjutnya naik ke skala regional dengan konsep kontes yang lebih serius serta jangkauan peserta lebih luas.“
“Harapannya next session bisa naik level regional. Kontes akan lebih diseriusin, UMKM makin terangkat, dan komunitas semakin solid,” tutup Habibi.
Saat ini, Reang Ride bermarkas di Basecamp Karangampel Gang 6 Utara, yang menjadi pusat koordinasi komunitas sekaligus titik lahirnya salah satu event komunitas terbesar di Indramayu.
Reang Ride 2026 membuktikan bahwa kolaborasi komunitas, sosial, dan ekonomi kreatif mampu menciptakan ruang positif bagi masyarakat — dari hobi otomotif hingga pemberdayaan UMKM dalam satu panggung kebersamaan.








