Tampak Seperti “Toy-Car”: Jaguar Type 00 Concept Ini Akan Launching di 2026

Jaguar “Mainan Super Rare” Terungkap: Mobil Listrik Ini Nampak Seperti Toy Car, Harga Bisa Sentuh Rp1,9 Miliar, merek otomotif mewah Inggris yang selama ini identik dengan sedan elegan dan sport klasik, kini membuat pecinta otomotif dunia mengernyitkan dahi dengan konsep mobil listrik barunya yang disebut Type 00 Concept.

Bukan hanya desainnya yang dipandang unik, bahkan “seperti mainan nyata” di mata banyak pengamat Jaguar secara resmi menyatakan bahwa produksi mobil listrik ini akan sangat terbatas dan mahal.

Menurut pernyataan yang dikutip dari Motor1.com, Jaguar akan meluncurkan sedan listrik mewah ini pada tahun 2026, namun bukan sebagai model massal seperti produk mainstream Tesla atau BMW i-Series.

Jaguar sendiri menegaskan bahwa mereka tidak akan memproduksi dalam jumlah besar.

“Ini bukan segmen di mana kita akan menjual jutaan unit. Ini akan sangat langka saat anda melihatnya, itu akan menjadi momen istimewa,”

kata Brandon Baldassari, kepala Jaguar USA.

Harga “Bukan Main” Setara Mobil Super

Jaguar memperkirakan harga rata-rata transaksi untuk model listrik baru ini akan melonjak dua kali lipat dari rata-rata Jaguar sebelumnya, dari sekitar US$65.000 ke US$130.000.

Jika dikonversi ke rupiah, sekitar Rp975 juta hingga hampir Rp1,95 miliar per unit bahkan lebih tinggi jika dealer Jaguar di Indonesia akhirnya mematok harga lebih dari Rp2 miliar setelah pajak dan bea masuk.

Harga tersebut menempatkan mobil listrik Jaguar ini lebih mahal dari banyak rival EV mewah seperti Mercedes-Benz EQE, BMW i4, atau Porsche Taycan varian standar, namun Jaguar tidak merasa perlu bersaing dalam jumlah penjualan mereka justru mengejar profit margin tinggi per unit.

Strategi Jaguar sangat jelas:

volume rendah justru dijadikan nilai jual. Jaguar secara terang-terangan tidak ingin memenuhi permintaan pasar luas; mereka justru ingin mobil ini menjadi koleksi ultra-eksklusif.

Baldassari menegaskan bahwa volume penjualan akan jauh lebih kecil daripada model Jaguar sebelumnya seperti F-Pace atau XE yang dulu dijual puluhan ribu unit per tahun.

Fakta ini semakin diperkuat dengan konteks bahwa Jaguar sendiri telah menghentikan produksi beberapa model konvensionalnya, termasuk Jaguar I-Pace listrik pendahulu, dan melambatkan produksi hingga saat ini belum ada model baru yang dijual sebelum 2026.

Design “Toy-Like”? Reaksi Publik dan Keputusan Strategis

Konsep Type 00 yang sempat dipamerkan dunia telah memicu tanggapan beragam dari komunitas otomotif internasional.

Banyak yang menyebut desainnya tak biasa, bahkan beberapa komentar di forum global menyamakan tampilannya dengan “mainan super mahal” karena proporsi bodi, garis bodi yang radikal, serta elemen estetika yang tidak lazim untuk sedan mewah tradisional.

Jaguar tampaknya sengaja merangkul kontroversi ini sebagai bagian dari strategi “Reimagine” upaya perombakan total identitas merek Jaguar yang telah bergulat dengan penurunan penjualan global selama beberapa tahun terakhir.

Apakah Jaguar Bisa Bertahan dengan Strategi Ini?

Meski Jaguar yakin bahwa desain eksentrik dan harga premium bisa menarik pembeli baru, strategi volume rendah ini menyisakan pertanyaan besar:

Apakah cukup banyak konsumen dengan selera super eksklusif yang rela membayar hampir Rp2 miliar untuk sebuah EV yang desainnya kontroversial?

Sampai peluncuran resmi pada 2026, dunia otomotif akan terus memperdebatkan apakah Jaguar sedang menciptakan barang kolektor atau hanya sekadar mainan mewah yang super mahal.

Leave a Reply

Archives (Arsip Berita)


PertaliteRp. 10.000
Pertamax 92Rp. 12.750
Pertamax Turbo 98Rp. 13.750
Pertamina DexRp. 15.000
*Harga bisa berubah sewaktu-waktu
Super RON 92Rp. 13.000
V-Power RON 95Rp. 13.630
V-Power DieselRp. 15.250
V-Power Nitro+Rp. 13.890
*Harga bisa berubah sewaktu-waktu
BP UltimateRp. 13.630
BP 92Rp. 13.000
BP Ultimate DieselRp. 15.250
*Harga bisa berubah sewaktu-waktu
Revvo 92Rp. 13.000
Diesel PrimusRp. 15.250
*Harga bisa berubah sewaktu-waktu