Perjalanan Positif Garage Hingga One Stop Service Otomotif: Lampu, Audio, Restorasi, Sticker Decal dan Detailing

Disudut jalur lintas Cirebon Kuningan, tepatnya di Beber, Kabupaten Cirebon, terdapat bengkel pinggir jalan sederhana yang terus diasah oleh pengalaman. Itulah yang menggambarkan perjalanan Yayank Tizar, owner Positif Garage.

Pria asli Sindang Laut ini mulai mengenal dunia otomotif sejak 2008. Berbekal basic ilmu seni, Yayank melihat mobil bukan sekadar alat transportasi, melainkan media ekspresi visual dan karakter pemiliknya.

Dari sinilah Positif Garage lahir sebagai ruang kreatif otomotif yang berkembang secara alami mengikuti kebutuhan pasar.

Positif Garage resmi membuka workshop di wilayah Beber pada tahun 2018. Awalnya fokus utama berada pada sektor restorasi kendaraan.

Namun seiring waktu, Yayank membaca pola pergerakan ekonomi industri otomotif yang menuntut perputaran lebih cepat.

Restorasi memang memberi kepuasan artistik tinggi, tetapi membutuhkan waktu pengerjaan panjang. Dari pengalaman tersebut, Positif Garage mulai memperluas layanan ke pemasangan audio mobil dan sticker decal kendaraan.

Keputusan itu menjadi titik penting perkembangan bengkel.

Ilmu audio sendiri dipelajari secara otodidak. Yayank mengaku fondasi pengetahuannya berasal dari sang ayah yang dahulu bekerja di karoseri bus tingkat. Lingkungan tersebut tanpa disadari membentuk pemahaman mengenai instalasi, struktur kendaraan, hingga karakter akustik ruang kabin.

Awal perjalanan Positif Garage bahkan jauh dari kata ideal. Yayank pernah mengerjakan proyek modifikasi BMW E36 lengkap dengan body kit dan fitment hanya dibayar sebungkus rokok.

Saat itu, semuanya dilakukan murni karena hobi, tanpa bayangan sedikit pun bahwa dirinya akan memiliki bengkel mobil sendiri.

Namun justru fase tersebut menjadi proses pembentukan mental dan standar kerja.

Seiring meningkatnya kepercayaan konsumen, Positif Garage mulai dikenal karena pendekatan personal terhadap setiap kendaraan. Filosofi kerja yang dipegang Yayank sederhana: kualitas harus kembali kepada kepuasan konsumen.

Setiap permintaan dikerjakan menyesuaikan karakter pemilik mobil. Mulai dari konsep Sound Quality (SQ), Sound Quality Loud (SQL), hingga sistem audio harian dengan standar kompetisi dapat ditangani di workshop ini.

Untuk paket audio, Positif Garage menyediakan berbagai pilihan, bahkan mulai dari kisaran Rp5,5 juta yang sudah termasuk instalasi bass dan DSP. Di sisi lain, proyek kelas premium juga bukan hal baru. Bengkel ini pernah menangani instalasi audio menggunakan perangkat Venom dengan nilai mencapai Rp37 juta.

Tidak berhenti di sektor audio, Positif Garage juga pernah mengerjakan proyek pencahayaan biled full unit dengan nilai pengerjaan mendekati Rp90 juta. Bahkan beberapa unit mobil dibangun dari nol dengan total konsep mencapai Rp100 jutaan, meliputi interior, eksterior, hingga standar mobil kontes yang tetap nyaman digunakan harian.

Layanan Positif Garage sendiri kini semakin lengkap, meliputi: restorasi kendaraan, konversi, pemasangan sticker, sunroof, pengecatan, instalasi audio, pemasangan kaca film, hingga nano ceramic auto detailing.

Kombinasi antara sentuhan seni, teknis instalasi, dan pemahaman tren modifikasi membuat bengkel ini memiliki karakter berbeda di wilayah Cirebon.

Nono Suharsono, promotor otomotif

Perkembangan Positif Garage juga tidak lepas dari peran Nono Suharsono yang turut membantu pengembangan bengkel. Pada masa pandemi COVID-19, ketika banyak sektor otomotif mengalami perlambatan, Nono justru ikut mendorong pertumbuhan Positif Garage dengan mendatangkan sekitar 30 unit kendaraan untuk dikerjakan.

Nono bukan pemain ‘anyar’ di dunia otomotif, saat bertemu tim OtomotifNews.com di Positif Garage, Nono bercerita segudang pengalamannya di dunia Roda Empat yang sangat luar biasa.

Kepercayaan tersebut menjadi momentum penting yang menjaga roda usaha tetap berjalan di masa sulit. Nono bahkan turut mempercayakan konsumennya untuk ditangani langsung oleh Positif Garage, memperluas jaringan sekaligus meningkatkan reputasi bengkel di kalangan komunitas otomotif.

Kini Positif Garage bukan sekadar tempat modifikasi, melainkan workshop kreatif yang mampu menjawab berbagai kebutuhan kendaraan, mulai dari restorasi klasik hingga pembangunan mobil kontes modern.

Perjalanan Yayank Tizar menunjukkan bahwa industri otomotif tidak selalu lahir dari konsep bisnis besar. Terkadang, semuanya bermula dari hobi, rasa penasaran, dan keberanian belajar secara mandiri.

Dari proyek kecil yang dulu hanya dibayar ‘rokok’, Positif Garage berhasil tumbuh menjadi bengkel otomotif di Cirebon yang dipercaya menangani proyek bernilai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Sebuah bukti bahwa passion, konsistensi kualitas, dan kepercayaan konsumen tetap menjadi fondasi utama dalam membangun nama di dunia otomotif.

Leave a Reply

Archives (Arsip Berita)


PertaliteRp. 10.000
PertamaxRp. 12.300
Pertamax TurboRp. 19.400
Pertamina DexRp. 23.900
*Harga bisa berubah sewaktu-waktu
Super RON 92Rp. 12.390
V-Power RON 95Rp. 12.500
V-Power DieselRp. 14.620
V-Power Nitro+Rp. 12.720
*Harga bisa berubah sewaktu-waktu
BP UltimateRp. 12.930
BP 92Rp. 12.390
BP Ultimate DieselRp. 14.620
*Harga bisa berubah sewaktu-waktu
Revvo 92Rp. 12.390
Diesel PrimusRp. 14.610
*Harga bisa berubah sewaktu-waktu