Borgo Panigale, Italia – Davide Tardozzi, Team Manager Ducati Lenovo Team di ajang MotoGP, secara tegas membantah spekulasi yang berkembang bahwa dirinya akan meninggalkan pabrikan asal Italia tersebut setelah musim 2026.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Tardozzi dalam beberapa wawancara media, menutup kabar yang telah memicu gelombang diskusi di komunitas balap motor dunia.
Rumor Meninggalkan Ducati: Tidak Berdasar dan Absurd
Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah laporan media berbahasa Italia mengklaim bahwa Tardozzi berada di ujung perpisahan dengan Ducati menjelang musim MotoGP 2027, diduga karena ketidaksepakatan internal dengan beberapa anggota manajemen, termasuk General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna. Namun semua spekulasi itu langsung dibantah oleh Tardozzi.
“Saya membaca rumor yang tidak masuk akal dan tidak berdasar. Bahkan kami bertanya-tanya mengapa ini dapat muncul karena tidak ada alasan sama sekali,” ujar Tardozzi kepada media.
Dia menegaskan hubungan profesionalnya dengan Dall’Igna, Direktur Olahraga Mauro Grassilli, dan CEO Ducati Claudio Domenicali adalah kuat dan solid, tanpa indikasi rencana perpisahan.
Ducati dan Respon terhadap Isu Rumor
Menanggapi spekulasi tersebut, Ducati Corse juga menanggapi rumor itu secara ringan di media sosial dengan unggahan sebuah foto Tardozzi sedang berpelukan dengan Gigi Dall’Igna, disertai komentar yang bernada humoris.
Gestur ini secara tidak langsung menunjukkan kedekatan hubungan antar-manajemen dan dipandang sebagai sinyal kuat bahwa isu perpecahan tidak berdasar.
Kehadiran Tardozzi di acara Ducati ‘Campioni in Festa’ di markas Borgo Panigale semakin mempertegas posisinya dalam struktur organisasi pabrikan tersebut.
Di acara perayaan hasil luar biasa Ducati sepanjang musim 2025, Tardozzi tampil di barisan depan bersama jajaran pembalap dan staf, yang menurut media membantu meredam rumor tentang masa depannya.
Dampak Isu Terhadap Stabilitas Tim
Meskipun rumor sempat berkembang luas, Tardozzi sendiri menyatakan bahwa ia tidak terganggu oleh pemberitaan tersebut dan menilai spekulasi itu tidak mencerminkan realitas internal Ducati.
Ia bahkan menyebut bahwa siapa pun yang menulis tentang “rumor internal” seharusnya menjelaskan sumbernya, karena menurutnya tidak ada rumor semacam itu di lingkungan tim.
Fokus Ducati ke Masa Depan MotoGP
Tardozzi menambahkan bahwa prioritas utama Ducati saat ini adalah meningkatkan performa motor dan memperkuat susunan pembalap untuk kompetisi mendatang, termasuk negosiasi kontrak pembalap seperti Marc Márquez yang terus menjadi perhatian banyak pengamat MotoGP.
Pernyataan Tardozzi tersebut menunjukkan fokus pabrikan pada kompetisi teknis dan olahraga, bukan pada gangguan spekulatif yang tidak berdasar.
Isu yang berkembang di media otomotif Italia mengenai kemungkinan Davide Tardozzi pergi dari Ducati telah dibantah secara tegas oleh dirinya sendiri dan ditanggapi ringan oleh pabrikan.
Pernyataan resmi Tardozzi dan kehadirannya dalam acara internal Ducati menunjukkan bahwa rumor tersebut tidak memiliki dasar kuat, sementara fokus Ducati tetap pada persiapan teknis dan kompetitif menghadapi musim MotoGP 2026 dan selanjutnya.





