Dunia otomotif Kota Cirebon bersiap memasuki babak baru. Muhammad Fahmi Mirza Ibrahim dijadwalkan segera mengukuhkan kepengurusan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Cirebon sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem otomotif yang sehat, edukatif, dan berprestasi di wilayah Cirebon.
Fahmi Mirza menegaskan bahwa kehadiran IMI Kota Cirebon bukan hanya sebagai wadah bagi komunitas otomotif, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam membangun budaya berkendara yang aman, tertib, serta mampu melahirkan talenta-talenta baru di bidang olahraga otomotif.
Menurutnya, perkembangan otomotif saat ini membutuhkan kolaborasi yang kuat antara komunitas, pelaku usaha, pemerintah daerah, hingga generasi muda.
Dengan semangat tersebut, IMI Kota Cirebon diharapkan dapat menghadirkan berbagai program pembinaan, pelatihan, edukasi keselamatan berkendara, hingga kegiatan olahraga otomotif yang positif dan terukur.

“Otomotif bukan sekadar hobi, tetapi juga ruang untuk membina para talenta muda berbakat, kreativitas, prestasi, dan peluang ekonomi daerah,” ujar Fahmi Mirza, kepada OtomotifNews.com
Selain dikenal sebagai tokoh muda otomotif, Fahmi Mirza juga menjabat sebagai Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Cirebon.
Kehadirannya di berbagai sektor organisasi dinilai menjadi aset dalam membangun sinergi yang lebih luas demi kemajuan dunia otomotif daerah, ditambah dukungan langsung dari sang Ayah, Berry Herlambang selaku penggiat otomotif senior di Indonesia dan owner Ekajaya Berrindo.
Tak hanya itu, Fahmi Mirza merupakan generasi ketiga penerus Ekajaya Berrindo, lembaga pelatihan mengemudi yang telah memiliki sejarah panjang dalam membangun budaya keselamatan berkendara di Indonesia.
Latar belakang tersebut menjadikan Fahmi Mirza memiliki kedekatan kuat dengan dunia transportasi dan keselamatan berkendara.
Pengalaman yang diwariskan selama tiga generasi diharapkan dapat menjadi nilai tambah dalam menjalankan roda organisasi IMI Kota Cirebon ke depan.
Pengukuhan kepengurusan IMI Kota Cirebon juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan dunia otomotif daerah Cirebon khususnya.
Melihat struktur geografis, Cirebon merupakan poros pertemuan daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah, tentu ini akan menjadi peluang baru, bagi industri otomotif di sekitar wilayah tersebut.
Berbagai agenda seperti kompetisi otomotif, edukasi keselamatan berkendara, pengembangan komunitas, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan diproyeksikan menjadi bagian dari program kerja organisasi.
Dengan kepemimpinan Muhammad Fahmi Mirza Ibrahim, masyarakat otomotif Kota Cirebon menaruh harapan besar agar IMI mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh pecinta otomotif, sekaligus menciptakan iklim yang lebih positif, profesional, dan berorientasi pada prestasi.





