Enah, Lady Biker Asal Plumbon Cirebon: Buktikan Hobi Riding Tak Lekang Di Makan Zaman

Enah Rohenah, rider wanita asal Plumbon, Kabupaten Cirebon kelahiran 1981 yang tetap aktif riding sejak SMP. Sosok janda tangguh dengan pesona dan semangat kebebasan di dunia otomotif.

Dunia otomotif bukan lagi ruang eksklusif bagi pria. Di tengah dominasi komunitas motor laki-laki, muncul sosok perempuan dengan karakter kuat, aura percaya diri, dan gaya hidup yang tak biasa.

Hingga kini masih setia dengan satu gairah: riding.

Statusnya sebagai singlemom tidak pernah menjadi batas. Justru di balik pengalaman hidupnya, Enah menemukan kebebasan yang hanya bisa dirasakan ketika mesin motor menyala dan jalanan terbentang panjang di depan mata.

Riding Sejak SMP, Bukan Sekadar Hobi

Tidak banyak perempuan yang mengenal dunia motor sejak usia remaja. Enah berbeda.

Sejak duduk di bangku SMP, ia sudah terbiasa mengendarai motor sendiri.

Awalnya sekadar kebutuhan mobilitas, namun perlahan berubah menjadi bagian dari identitas dirinya.

Bagi Enah, riding bukan aktivitas pelarian. Riding adalah ruang personal — tempat pikiran tenang, emosi stabil, dan energi hidup kembali terasa.

“Naik motor itu bikin kepala plong. Fokus sama pemandangan,” ujarnya.

Pengalaman puluhan tahun di atas motor membuatnya memiliki insting berkendara yang matang. Ia memahami ritme lalu lintas, karakter mesin, hingga sensasi perjalanan jarak jauh.

Pesona Rider Wanita yang BerbedaDi komunitas motor lokal Cirebon, kehadiran Enah mudah dikenali. Bukan hanya karena ia perempuan, tetapi karena pembawaannya.

Gaya riding santai namun tegas. Penampilan sederhana tetapi berkarakter. Ada kesan elegan tanpa dibuat-buat.

Perpaduan kedewasaan usia, pengalaman hidup, dan kecintaan pada otomotif menciptakan daya tarik tersendiri. Sosoknya mematahkan stereotip bahwa rider wanita harus muda atau sekadar ikut tren.

Enah menunjukkan bahwa daya tarik seorang rider lahir dari kepercayaan diri dan konsistensi, bukan penampilan semata.

Jalanan Sebagai Ruang Kebebasan

Bagi sebagian orang, status janda sering diasosiasikan dengan perubahan hidup yang berat. Namun bagi Enah, fase tersebut justru membuka ruang baru untuk lebih mengenal dirinya.

Ia memilih tetap aktif, bergerak, dan berkendara.

Setiap perjalanan memberi pengalaman berbeda: udara pagi di jalur pantura, lampu kota saat malam, hingga obrolan spontan sesama rider di pinggir jalan.

Motor menjadi simbol kebebasan personal. Tidak ada batasan, tidak ada tekanan sosial, hanya hubungan antara pengendara dan jalan.

Fenomena Rider Wanita Makin Berkembang

Tren rider wanita di Indonesia memang meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Komunitas motor kini semakin terbuka terhadap kehadiran perempuan, termasuk di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Kehadiran figur seperti Enah Rohenah memperlihatkan perubahan tersebut secara nyata. Ia bukan influencer, bukan selebritas otomotif, melainkan representasi asli perempuan rider yang tumbuh dari pengalaman nyata.

Konsistensinya riding sejak remaja hingga usia matang menjadi bukti bahwa dunia otomotif bukan soal umur, status sosial, ataupun gender.

Lebih dari Sekadar BerkendaraBagi Enah, riding adalah gaya hidup. Ada rasa hidup yang sulit dijelaskan ketika roda terus berputar.

Ia tidak mengejar popularitas. Tidak pula mencari pengakuan. Yang ia jaga hanyalah satu hal: tetap menjadi dirinya sendiri di atas motor.

Di jalanan, semua orang setara. Yang membedakan hanyalah keberanian untuk terus melaju.

Dan Enah Rohenah sudah membuktikan satu hal sederhana namun kuat — pesona seorang rider sejati lahir dari pengalaman, keteguhan, dan keberanian menikmati hidup dengan caranya sendiri.

Archives (Arsip Berita)


PertaliteRp. 10.000
Pertamax 92Rp. 12.750
Pertamax Turbo 98Rp. 13.750
Pertamina DexRp. 15.000
*Harga bisa berubah sewaktu-waktu
Super RON 92Rp. 13.000
V-Power RON 95Rp. 13.630
V-Power DieselRp. 15.250
V-Power Nitro+Rp. 13.890
*Harga bisa berubah sewaktu-waktu
BP UltimateRp. 13.630
BP 92Rp. 13.000
BP Ultimate DieselRp. 15.250
*Harga bisa berubah sewaktu-waktu
Revvo 92Rp. 13.000
Diesel PrimusRp. 15.250
*Harga bisa berubah sewaktu-waktu