Ketegangan militer yang kembali memuncak di sepanjang perbatasan Thailand–Kamboja telah memaksa evakuasi massal warga dari kawasan perbatasan dan kini Buriram Province menjadi pusat krisis kemanusiaan.
Otoritas setempat melaporkan bahwa sekitar 15.000 orang telah dipindahkan ke Chang International Circuit untuk mencari perlindungan sementara.
Pusat evakuasi darurat di sirkuit ini memuat kapasitas penuh: pada awalnya menampung sekitar 7.000 orang, sebelum meningkat hingga mencapai angka 15.000 orang, menurut data yang dikonfirmasi oleh kepanitiaan evakuasi.
Pemerintah provinsi bersama aparat keamanan, polisi dan otoritas lokal telah mengerahkan logistik: area pengungsi dilengkapi fasilitas dasar seperti tempat tidur darurat, distribusi makanan dan air, sanitasi, layanan kesehatan darurat, dan pengamanan 24 jam.
Fokus utama adalah kelompok rentan lanjut usia, anak‑anak, dan pasien untuk menjaga keselamatan mereka dalam kondisi genting.
Situasi ini terjadi pada saat MotoGP dijadwalkan kembali ke Chang International Circuit untuk pengujian pra‑musim (pre‑season testing) pada Februari mendatang.
Namun, pejabat terkait menyatakan bahwa saat ini terlalu dini untuk memastikan apakah konflik dan evakuasi massal ini akan berdampak pada jadwal MotoGP.
Sementara itu, otoritas militer Second Army Region melaporkan bahwa total pengungsi dari provinsi‑provinsi perbatasan mencapai puluhan ribu.
Per 8 Desember 2025, tercatat 35.623 orang telah terdaftar di berbagai pusat penampungan darurat, menyusul serangan roket dan BM‑21 ke rumah penduduk sipil di beberapa distrik di Buriram.
Para pejabat lokal menekankan bahwa Chang International Circuit tetap memiliki ruang dan kapasitas untuk menampung para pengungsi namun tekanan logistik dan kebutuhan mendesak terus meningkat, terutama jika konflik tidak cepat mereda.
Implikasi dan Ketidakpastian atas Jadwal MotoGP
Kondisi darurat di Chang International Circuit menimbulkan ketidakpastian bagi penyelenggaraan MotoGP 2026. Sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan: Keselamatan dan keamanan wujud fisik sirkuit serta akses ke lokasi bagi tim, staf, dan penonton.
Kemungkinan dampak logistik akibat prioritas penggunaan sirkuit untuk penampungan pengungsi. Persepsi publik dan penilaian penyelenggara internasional terhadap stabilitas kawasan sebagai syarat acara global.
Hingga kini, penyelenggara MotoGP belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait potensi penundaan atau relokasi menyisakan spekulasi kuat atas nasib event besar tersebut.





