Bagus Ardika 12 tahun dan Cantika 8 tahun keduanya merupakan putra putri Bali binaan Bali MX, di support lang oleh sang ibu, Putri.
Keduanya tampil Gemilang di Mahottama Flatrace, Klungkung Bali, dalam ajang bertajuk Puputan Klungkung Mahotama Flatrace 2026, pada 2-3 Mei 2026.
Klungkung kembali menghadirkan persaingan sengit antar pembalap muda berbakat. Nama Bagus Ardika dan Cantika bersaudara menjadi sorotan setelah keduanya berhasil menorehkan prestasi membanggakan di lintasan balap Klungkung, Bali.

Pembalap muda berbakat, Bagus Ardika, tampil impresif pada kelas 65 cc. Meski harus memulai balapan dari posisi paling belakang, Bagus mampu menunjukkan mental juara dengan melakukan overtake demi overtake hingga akhirnya berhasil finis di posisi kedua.
Dalam setiap kompetisi, Bagus Ardika mengandalkan motor KTM kelas 65 cc yang telah menjadi senjata utamanya untuk bersaing di lintasan tanah.

Sorotan utama juga tertuju pada Cantika Ardika, pembalap wanita berusia 8 tahun yang terus menunjukkan perkembangan pesat.
Pada kelas minimoto Mahottama Flatrace Klungkung Bali, Cantika berhasil finis di posisi kelima. Meski belum naik podium utama, hasil tersebut memperpanjang catatan konsistensinya sejak mulai aktif mengikuti balapan.
Perjalanan Cantika di dunia balap terbilang cepat meski baru seumur jagung, Cantika baru mengikuti tiga kali balapan.
Pada race pertamanya, ia berhasil finis posisi kedua, dan di race kedua finis posisi kedua, lalu race ketiga (Mahotama Flatrace Klungkung) sukses finis posisi kelima dengan cc motor yang lebih kecil dibanding kompetitornya.
Prestasi ini menjadikan Cantika sebagai salah satu pembalap wanita muda potensial di Indonesia, terutama pada kategori usia dini.

Kesuksesan Bagus Ardika dan Cantika bersaudara tidak lepas dari dukungan tim dan lingkungan balap yang solid.
Pada Kejuaraan Mahotama Flatrace Klungkung Bali, keduanya mendapatkan support penuh dari Koming MX, milik Koming, yang aktif di komunitas dan pelaku otomotif asal Klungkung, Bali.
Dukungan teknis, persiapan motor, hingga pendampingan saat race menjadi faktor penting dalam meningkatkan performa kedua pembalap muda tersebut.
Usia muda bukan menjadi hambatan untuk berprestasi di lintasan balap.
Dengan jam terbang yang terus bertambah serta dukungan tim yang kuat, keduanya diprediksi akan menjadi talenta masa depan dunia balap tanah air.
Konsistensi, keberanian, serta pengalaman sejak usia dini menjadi modal utama Bagus Ardika dan Cantika bersaudara untuk melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang. Indonesia bangga punya aset seperti Bagus Ardika dan Cantika.





