Warung Berkah 520 Kuningan Jadi Wadah Destinasi Baru Semua Segmen Otomotif

Kebutuhan akan tempat nongkrong yang nyaman bagi komunitas otomotif menjadi salah satu alasan berdirinya Warung Berkah 520, sebuah warung sekaligus kafe yang kental akan sentuhan otomotif yang berada di kawasan Parencawetan, Kertawangunan, Kuningan, Jawa Barat.

Warung Berkah 520 didirikan oleh Dicky Firmansyah, sebagai owner Warung Berkah 520 dan pendiri Outsider Modified Motorcycle Club Kuningan.

Fasilitas Live Music, DJ dan Tempat kongkow yang cozy

Meski baru berdiri sekitar satu tahun, Warung Berkah 520 mulai dimanfaatkan sebagai wadah berkumpulnya komunitas otomotif, khususnya para pengguna sepeda motor berkapasitas mesin 200 cc ke atas.

Berawal dari Keresahan Nongkrong di Pinggir Jalan

Dicky mengatakan, ide menjadikan Warung Berkah 520 sebagai tempat berkumpul komunitas berawal dari keresahan pribadi.

Ia melihat masih adanya keterbatasan tempat yang nyaman untuk berkumpul bersama teman-teman sesama penghobi motor.

“Awalnya dari keresahan sendiri. Kalau mau nongkrong masih sering di pinggir jalan. Kemudian kalau ada tamu dari luar kota juga agak susah untuk menjamu tamu,” ujar Dicky.

Dari kondisi tersebut, Dicky kemudian menjadikan Warung Berkah 520 sebagai wadah bagi komunitas otomotif untuk berkumpul dan bersilaturahmi.

Menariknya, tempat tersebut diberikan secara gratis untuk komunitas yang ingin menggunakannya sebagai lokasi berkegiatan, selama tetap menjaga aturan dan kenyamanan bersama.

Nandya (Warung Berkah 520) bersama Mobil Antik Koleksi Dicky Firmansh

Basecamp Outsider Modified Motorcycle Club Kuningan

Selain menjadi tempat nongkrong umum, Warung Berkah 520 juga menjadi salah satu titik berkumpul Outsider Modified Motorcycle Club Kuningan.

Komunitas ini memiliki karakteristik anggota dengan sepeda motor berkapasitas minimal 200 cc. Saat ini, Outsider Modified Motorcycle Club Kuningan tercatat memiliki sekitar 15 motor yang aktif dalam komunitas.

Basecamp tersebut dipimpin oleh Ciwong sebagai ketua komunitas. Aktivitas kafe tersebut berlangsung pada malam hari, mulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga 00.00 WIB.

Tidak hanya sekadar berkumpul, keberadaan basecamp juga menjadi ruang untuk bertukar informasi mengenai otomotif, membangun relasi antarpengendara, hingga menerima kunjungan dari komunitas atau bikers dari luar daerah.

Front view automotive catchy

Warung Otomotif yang Terbuka untuk semua segmen Komunitas

Konsep Warung Berkah 520 tidak hanya berorientasi sebagai tempat makan dan minum. Dicky ingin tempat tersebut berkembang menjadi ruang interaksi bagi komunitas otomotif di Kuningan.

Dengan lokasi yang dapat digunakan secara gratis oleh komunitas, Warung Berkah 520 diharapkan bisa menjadi alternatif tempat berkumpul yang lebih aman dan nyaman dibandingkan harus nongkrong di pinggir jalan.

Keberadaan tempat seperti ini juga dinilai dapat memperkuat hubungan antarkomunitas otomotif di Kuningan. Terlebih, Kuningan memiliki cukup banyak komunitas kendaraan roda dua dengan karakter dan gaya modifikasi yang beragam.

Bagi Dicky, komunitas bukan hanya soal kendaraan, tetapi juga mengenai pertemanan, silaturahmi, dan bagaimana menciptakan ruang bersama bagi para penghobi otomotif.

Dengan usia yang baru memasuki satu tahun, Warung Berkah 520 masih memiliki peluang untuk berkembang menjadi salah satu wadah titik temu baru, destinasi komunitas otomotif di Kuningan, Jawa Barat. Mantaapp… Bravo Bro, Dicky!

Leave a Reply

Archives (Arsip Berita)

Our Event


Youtube Short