Regenerasi pembalap muda Indonesia kembali menunjukkan sinyal positif. Salah satu nama yang mulai mencuri perhatian adalah Krisna Yoga (Nana), pembalap belia asal Bali yang sebelumnya dikenal sebagai spesialis road race bebek dan kini resmi naik kelas ke balap sportbike nasional.
Pembalap muda yang dijuluki anak ajaib dari Bali itu, memulai langkah barunya di ajang Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 kelas Indonesia Junior Talent Cup U-15, sebuah kompetisi pembinaan menuju jenjang balap nasional dan internasional.

Karier Krisna Yoga, berawal dari lintasan road race bebek, tempat dimana ia mengasah dan mengevaluasi skill-nya di dunia balap untuk meraih sebuah prestasi.
Performa stabil tersebut menjadi fondasi penting, sebelum akhirnya ia melakukan transisi besar ke kelas sport.


Pada musim 2026, Krisna Yoga bergabung dengan Dewata DRS Racing Team, tim balap asal Bali yang fokus membina talenta muda potensial.
Langkah ini menjadi fase krusial karena adaptasi dari motor bebek ke motor sport membutuhkan perubahan teknik signifikan, mulai dari gaya pengereman, racing line, hingga kontrol tenaga mesin.
Pada seri perdana Mandalika Racing Series 2026, Krisna Yoga menjalani debutnya di kelas Indonesia Junior Talent Cup U-15.

Berdasarkan hasil resmi lomba pada foto race result, Krisna Yoga finis di posisi 18, mencatat best time 2 menit 08 detik, bersaing melawan 32 rider muda terbaik Indonesia.
Hasil tersebut menjadi pencapaian awal yang cukup menjanjikan, mengingat ini adalah balapan sportbike pertamanya di level nasional.

Adaptasi cepat di sirkuit teknis Pertamina Mandalika International Circuit, menunjukkan potensi perkembangan besar untuk seri-seri berikutnya.
Bakat Krisna Yoga bukan hadir tanpa sejarah. Ia merupakan putra dari Parwata, yang berawal dari hanya penghobi balap motor, serta dengan pengalaman yang sangat minim.
Namun melihat potensi anaknya seorang ayah yang hanya berkeseharian sebagai ‘Umar Bakri’ ini, mengasah bakat anaknya di dunia balap motor.
Siapa sangka hanya bermodal awal, dari video Youtube Krisna Yoga perlahan berani untuk ‘nge-gass’ dan bermanuver diatas sirkuit, hingga dengan sederet prestasinya Krisna Yoga, mampu menyandang perhatian banyak pihak yang mendukungnya saat ini, melihat potensi apik, sang ayah pun menyekolahkan Krisna Yoga di WH-19 Racing School.

Kombinasi keluarga penghobi balap dan pembinaan totalitas tim, menjadikan Krisna Yoga, sebagai salah satu prospek serius di generasi pembalap Indonesia berikutnya.
Dengan catatan waktu 2:08 pada balapan perdana, Krisna Yoga menunjukkan fondasi kecepatan yang kompetitif untuk ukuran rookie di kelas sport U-15.
Jika perkembangan berjalan stabil, bukan tidak mungkin bibit balap bertalenta muda asal Bali ini, akan menjadi nama baru yang terus bersaing di barisan depan Mandalika Racing Series musim 2026.





